Kalau baru beralih ke vaping lalu sering batuk, masalahnya belum tentu dari device. Bisa jadi teknik inhale yang digunakan belum cocok.
Biar nggak bingung, penting memahami perbedaan MTL dan DTL supaya kalian bisa menyesuaikan teknik dengan setup yang digunakan.
1. MTL Ramah Buat Pemula
MTL atau Mouth to Lung dilakukan dengan menahan uap di mulut terlebih dahulu, kemudian menghirupnya perlahan ke paru-paru.
Teknik ini terasa lebih familiar untuk pemula dan umumnya digunakan pada device dengan karakter tarikan yang lebih ketat.
2. DTL Buat Uap Lebih Tebal
DTL atau Direct to Lung dilakukan dengan menarik uap langsung ke paru-paru, sehingga tarikan terasa lebih terbuka dan menghasilkan uap lebih banyak.
Teknik ini biasanya digunakan pada device dengan airflow lebih besar dan pengaturan daya yang lebih tinggi, serta liquid dengan kadar nikotin lebih rendah.
3. Salah Teknik Bisa Bikin Batuk
Batuk bisa muncul ketika teknik inhale tidak sesuai dengan karakter setup, misalnya menarik terlalu dalam atau terlalu cepat pada device dengan airflow yang lebih terbuka.
Kombinasi teknik inhale, airflow, daya, dan jenis liquid yang tidak sesuai juga bisa membuat tenggorokan terasa kurang nyaman.
4. Cocokkan Device dan Liquid
Kalau lebih suka tarikan yang terasa rapat, setup dengan karakter MTL bisa menjadi pilihan yang sesuai. Pastikan juga liquid yang digunakan memang cocok dengan perangkatnya.
Sementara itu, untuk kalian yang suka tarikan lebih terbuka dan uap lebih tebal, gunakan setup yang memang dirancang untuk karakter DTL.
Jadi Intinya, Pilih yang Pas!
Kenyamanan vaping bukan cuma soal rasa liquid, tetapi juga soal memahami teknik inhale dan menyesuaikannya dengan setup yang digunakan.
Kalau teknik dan setup sudah pas, tinggal temukan rasa yang cocok buat menemani harian kalian. Yang Pasti-Pasti Aja, pilih Best Saltnic Liquid 15 ML dari JUTA Liquid dan temukan rasa favorit kalian! Ingat ya, JUTA Liquid khusus vapers 21+!
#JUTA #YangPastiPastiAja








